Lewati navigasi

Tag Archives: Terminal

Biasanya untuk mengubah permisi direktori/berkas di GNU/Linux secara rekursif, saya menggunakan chmod tapi ternyata hasilnya bisa saja tidak seperti keinginan. Masalahnya ketika menggunakan opsi -R (rekursif) bersama chmod maka semua berkas di bawahnya akan mendapatkan efek samping. Kadang suka cari solusi menggunakan chmod, kalau baca di manual perintah ini sepertinya tidak memungkinkan utk menyelesaikan masalah. Solusinya? Gampang saja, kombinasikan dengan chmod perintah find.

find . -type d -exec chmod 755 {} \;

Perintah di atas akan mengubah permisi semua direktori di bawah . (direktori aktif).

find . -type f -exec chmod 644 {} \;

Perintah di atas akan mengubah permisi semua berkas di bawah . (direktori aktif).

Tulisan super singkat, mohon maaf kalau dianggap nyampah. Hanya sebagai pengingat tatkala lupa.

scp send_tls.pl fax-user@10.15.23.209:~

Keterangan:

  • scp: command line untuk menyalin berkas lewat ssh
  • send_tls.pl: nama berkas lokal yang hendak disalin
  • fax-user: nama pengguna di sisi server
  • 10.15.23.209: alamat ip server
  • ~: lokasi berkas akan di salin di sisi server

Ternyata hanya gara-gara nama saja ada orang yang tidak mau berteman dengan seseorang (LOL). Saya dapat pesan seperti ini di Facebook dari salah seorang yang saya kirimkan permintaan untuk menjadi teman:

Mohon maaf, saya lebih senang berteman dengan orang biasa saja. Tidak berani berteman dengan preman terminal, karena saya benar-benar tidak mengenal komunitas preman di terminal (takut ada apa-apa).

Sekali lagi mohon maaf.

Entah ini sungguhan atau hanya bergurau. Saya sudah kirimkan pesan balasan yang menyatakan bahwa saya bukan preman sungguhan, itu hanya nick name di Internet saja tapi belum ada balasan dari yang bersangkutan. Emang ga boleh ya berteman sama preman??

Instalasi

$ sudo apt-get install terminator

Screenshot

Terminator

Terminator


Terminal emulator
yang satu ini memang istimewa, untuk membuka banyak terminal kita cukup menggunakan satu jendela tanpa tab. Semua terminal akan terbuka dalam satu jendela, sehingga lebih mudah untuk berpindah antar terminal. Untuk membuka terminal baru tinggal klik kanan di Terminator lalu pilih Split Horizontally atau Split Vertically.

You may not believe me, but just try to run gparted from terminal without the sudo command preceding it

$ gparted

and you’ll see this dialog

It's a weapon of mass destruction

It's a weapon of mass destruction

Read More »

Mungkin banyak orang yang tidak akan percaya kalau ternyata terminal (atau biasa juga disebut konsole atau shell) bisa juga digunakan untuk hal-hal yang menyenangkan, tidak melulu administrasi sistem, mengurus server, kompilasi kernel, hacking, atau pekerjaan yang biasa dilakukan geek lainnya.

Read More »

Sadar atau tidak sadar, suka atau tidak suka pada akhirnya seorang pengguna Linux akan berhadapan dengan administrasi sitem yang harus dilakukan dengan command-command yang harus diketikkan di terminal. Walaupun belakangan ini perkakas berbasis GUI (Graphical User Interface) sudah semakin banyak yang tersedia di belantara Linux, namun tidak ada salahnya jika kita tetap mengetahui (dan lebih baik mengetahui) perintah-perintah yang biasa digunakan untuk mengatur Linux.

Read More »

Bagi sebagian orang, terutama rekan-rekan Linuxer yang baru mengenal Linux, mungkin konsole/terminal/shell atau apa lah sebutannya (biasanya berlatar hitam , dan ketika baru dibuka ada tulisan user@host-name:~$ dengan kursor berkedip-kedip) adalah sesuatu yang mungkin terdengar angker. Walaupun sebenarnya konsole bisa juga menjadi sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi system admin dan rekan-rekan Linuxer yang sudah lumayan lama mengenal Linux, karena selain powerful dalam melakukan administrasi sistem, konsole juga dapat digunakan untuk hal-hal yang menyenangkan di luar pekerjaan konfigurasi sistem, memutar musik misalnya.

Read More »