Skip navigation

Cinta itu katanya anugerah terindah dari Tuhan. Cinta itu katanya sesuatu yang bisa membuat kita selalu bahagia. Sesuatu yang bisa membuat kita melupakan segala penderitaan. Sesuatu yang bisa membuat dunia serasa milik berdua. Namun ternyata tidak selalu begitu adanya. Terkadang cinta juga bisa membawa bencana. Ada kalanya juga cinta berujung penderitaan yang tiada tara. Ada kalanya juga cinta berubah menjadi dendam kesumat. Bahkan tak jarang cinta berujung maut, membawa penikmatnya menuju gerbang kematian.

Kerap kali cinta juga dapat berubah menjadi kisah nan penuh drama seperti dalam telenovela. Ada hati yang mendua. Ada cinta segitiga. Ada penghianatan. Ada perselingkuhan. Ada isak tangis. Ada adegan kejar-kejaran. Ada adegan tampar-menampar. Ada adegan meributkan harta gono-gini. Dan berbagai bumbu pelengkap kisah-kisah telenovela lainnya.

Namun ini bukan kisahku, ini kisah dua orang pemuda yang kebetulan saja aku kenal.

Pemuda pertama sebut saja namanya Casanova. Ia seorang pemain cinta yang kurang pintar memainkan permainannya. Seorang pecinta memang harus lihai memainkan permainannya. Melalui bab demi bab dalam kisahnya dengan hati-hati agar ia tak tergelincir ke jurang penderitaan. Membungkus cinta dengan kebohongan. Memainkan trik demi trik untuk mengelabui lawan mainnya. Namun sepandai-pandainya tupai melompat ada suatu ketika dia akan jatuh. Sebaik-baiknya kita menyimpan bangkai lama-kelamaan baunya akan tercium pula. Sang Casanova akhirnya terjatuh.

Pemuda kedua sebut saja namanya Don Juan. Ia seorang pemuda yang rela melakukan apapun untuk orang yang dicintainya. Menjadi tukang ojek, ia siap. Menjadi pengasuh, ia siap. Menjadi guru privat, ia siap. Menjadi pengawal pribadi, ia siap. Demi cinta ia akan memberikan segalanya untuk kekasihnya. Ia bahkan rela menjadi customer service yang selalu berjaga 24 jam jika dibutuhkan saang pujaan hatinya. Sayangnya kisah yang manis ini harus berakhir dengan adegan ala telenovela yang penuh drama.

Begitulah memang cinta, kalau tak berhati-hati seseorang bisa gila karenanya.

 

Iklan

9 Comments

  1. kata orang, cinta sejati itu terjadi setelah menikah 😀

    • Yogieza: Tapi orang yg sudah menikah saja masih banyak yg bercerai-berai

      • berarti cinta mereka bukan cinta sejati qiqiqi.cinta seorang pasutri yg berlandaskan dien/agama insya Alloh langgeng 🙂

  2. Widih…iki sopo yow yang dimaksud, jadi penasaran? 😀

    • MdarulM: Mau tahu aja atau mau tahu banget? 😛

  3. saya kira review film Thailand dg judul sama ahahah,,, ah kemarin lihat film India judulnya Raanjhana,,, pemuda Hindu jatuh hati sama pemudi Muslim,,, rela begini begitu ahhh. Cintaaaaaahhh,

  4. temukan cinta sejatimu bang. haha
    ditunggu tulisan2mu yg lainnya bang

  5. 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: