Skip navigation

Dua puluh dua tahun tentunya bukan waktu yang singkat, namun selama itu pulalah pendukung Timnas Indonesia di seluruh tanah air harus menunggu akan datangnya satu gelar juara. Tak hanya di level senior, di level yunior pun kita sudah lama tidak merasakan gelar juara. Hari ini (22/09/2013) kita semua, para pendukung Timnas, patut berbahagia karena penantian itu berakhir sudah. Malam ini di Sidoarjo anak-anak muda asuhan Indra Sjafri berhasil menjuarai Piala AFF U-19.

Setelah melalui pertandingan yang sangat ketat selama 90 menit yang dilanjutkan dengan perpanjangan waktu selama 2×15 menit akhirnya Timnas U-19 memenangkan gelar juara melalui drama adu penalti. Tujuh penendang Indonesia berhasil menceploskan bola ke gawang Vietnam, sementara lawan hanya mampu memasukkan enam gol. Indonesia 7-6 Vietnam. Walaupun hanya gelar di level yunior, piala ini memiliki arti yang sangat penting bagi Timnas dan seluruh pendukung di berbagai penjuru tanah air.

Tentunya kita masih ingat bagaimana dulu euforia dukungan bagi Timnas senior di ajang Piala AFF beberapa tahun lalu. Kala itu semua pihak yakin Timnas akan jadi juara mengingat penampilan luar biasa dari seluruh anggota tim. Namun apa daya, harapan itu akhirnya kandas setelah Timnas Indonesia takluk di tangan Malaysia di laga pamungkas. Semua orang kecewa, sebagian mungkin menangis, melihat tim kebanggaan tak berdaya di hadapan musuh bebuyutan.

Dukungan bagi Timnas kembali menggelora di ajang SEA Games. Harapan dari pendukung Timnas untuk mengakhiri puasa gelar selama puluhan tahun begitu besarnya. Namun lagi-lagi, Timnas U-23 harus kandas di laga pamungkas. Lagi-lagi Timnas harus kalah dari Malaysia lewat sebuah drama adu penalti dengan skor akhir 3-4. Euforia dan harapan akan sebuah gelar juara kembali harus berakhir dengan kekecewaan. Timnas Indonesia seperti mendapat kutukan selalu gagal di final.

Tahun ini segenap gegap gempita itu kembali menggema dalam bentuk dukungan untuk Timnas U-19 yang belaga di Piala AFF U-19. Bukan di Jakarta, bukan di Bandung, bukan di Solo, tapi di Sidoarjo dan Gresik. Permainan cantik yang dipertontonkan Evan Dimas, dkk telah menyihir para pendukung Timnas di Jawa Timur. Hampir semua laga Timnas selalu dipenuhi penonton. Bahkan dua laga terakhir, semifinal dan final, konon hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk menghabiskan tiket yang disediakan panitia. Dukungan yang sungguh luar biasa.

Kali ini segenap harapan dari seluruh pendukung Timnas itu terbayar lunas dengan gelar juara. Semua pendukung yang menyaksikan pertandingan di Gelora Delta Sidoarjo maupun lewat layar kaca tentunya merasakan ketegangan yang sama selama pertandingan berlangsung. Kita pun dapat merasakan perjuangan para pemain masa depan Indonesia di lapangan. Permainan penuh semangat yang tak kenal menyerah bahkan walau harus menghalau serangan Vietnam selama hampir 90 menit.

Kita semua patut mengapresiasi semangat para anak muda di Timnas U-19 ini. Semoga saja semangat mereka akan menular ke Timnas U-23 yang akan bertanding di SEA Games maupun Timnas senior yang akan melanjutkan perjuangan di kualifikasi Piala Asia. Semoga!

6 Comments

  1. Tulisan tentang Bolanya bagus,,,kenapa gak jadi penulis bola ? 🙂

    • MdarulM: Ntar aja lah dul, belum merasa pantas diriku 🙂

  2. Alhamdulillah, menang ya…

  3. Iya juga sih, masih agak subjektif juga soalnya…coba netral mungkin tulisanmu udah payu bang 😀

    • MdarulM: Karna blog pribadi ya wajar juga obyektif. Dulu di blog yg detik itu sampe rame kok, ada yg memaki segala.


One Trackback/Pingback

  1. […] mempersembahkan gelar juara di Piala AFF U19 akhir September lalu, Timnas U19 melanjutkan tren positif dengan menjuarai Grup G penyisihan AFC […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: