Skip navigation

“World domination, fast — it’s either us or Linus.” ~ Bill Gates ~

Saya punya sedikit teori konspirasi yang agak gila terkait akuisisi divisi ponsel Nokia oleh Microsoft. Sebenarnya tujuan utama Tuan Gates bersusah payah mencaplok salah satu produsen ponsel paling besar itu adalah menghentikan laju adopsi Linux sebagai platform utama di dunia mobile. Saya mencoba membayangkan seandainya dulu Nokia tetap melaju dan sukses dengan MeeGo di pasaran. Jika hal itu yang terjadi, artinya akan ada tiga platform tangguh yang menguasai pasar ponsel pintar, Android dari Google, MeeGo dari Nokia, dan iOS dari Apple. Lalu di manakah posisi Windows Phone? Tidak ada!

Tuan Gates tentunya sadar bahwa masa depan komputasi ada di dunia mobile bukan desktop yang selama ini dikuasai Microsoft. Apalagi melihat kesuksesan iPhone dari Apple dan sederet ponsel Android dari berbagai vendor tentunya membuat sang tuan besar meneteskan air liur. Ada kue yang sangat besar yang sedang diperebutkan Apple dan Google (bersama vendor-vendor pendukung Android). Jika tidak segera bertindak, jika tidak bergerak cepat, Microsoft akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan tempat dalam perang platform ponsel pintar.

Satu-satunya cara agar Microsoft mendapatkan tempatnya di persaingan platform mobile adalah memproduksi sendiri perangkat kerasnya. Setelah berbagai bujuk rayu dan daya upaya yang selalu gagal untuk membeli Nokia sebelum tahun 2010, Tuan Gates akhirnya menggunakan cara lama yang sangat kotor namun bersih. Tepat pada tanggal 21 September 2010 sebuah Kuda Troya (Trojan Horse) yang diberi kode nama Stephen Elop dikirimkan ke markas besar Nokia di Finlandia. Tugasnya adalah menggerogoti Nokia yang saat itu mulai jatuh.

Banyak kabar beredar, Stephen Elop seorang penjual yang berbakat. Salah satu yang cukup terkenal adalah penjualan Macromedia ke Adobe. Pada saat itu, dia juga sedang menjabat sebagai seorang CEO. Tak lama setelah pengangkatannya sebagai CEO Nokia berbagai kebijakan yang condong ke Microsoft dilahirkan, mulai dari penutupan proyek MeeGo, penjualan platform Symbian, hingga peralihan ke Windows Phone.

Tiga tahun kemudian, Tuan Gates lewat Microsoft berhasil mendapatkan divisi ponsel Nokia dengan harga yang terbilang cukup murah: US$ 7,2 M. Harga itu sudah termasuk bonus berbagai paten yang dimiliki sang vendor. Beberapa orang mungkin mulai berpikir kalau Tuan Gates nantinya akan menggunakan berbagai paten yang ia dapatkan untuk menghambat laju adopsi Android atau paling tidak mengumpulkan receh demi receh seperti yang selama ini telah terjadi. Sebagai informasi, saat ini Microsoft mendapatkan US$ 5 – US$ 8 untuk setiap ponsel Android yang terjual. Hal ini tekait dengan kesepakatan dengan beberapa vendor terkait tuntutan Microsoft terhadap berbagai paten mereka yang diklaim dilanggar oleh Android maupun Linux.

Teori konspirasi ini mungkin terdengar cukup gila atau bahkan mungkin terlalu gila. Dan sejujurnya saja, saya seorang pengguna dan pendukung GNU/Linux dan berbagai gerakan yang menyertainya. Jadi jika Anda menganggap saya sedang melantur, anggap saja tulisan ini angin lalu.

4 Comments

  1. konspirasi yang cerdas
    berarti abang ini gak bakalan punya windows phone juga ?
    konspirasi nokia di posisi labillnya ekonomi😀

    • Ahmad Faza: Kalau ada yg ngasih gratis, saya ga nolak. Tapi kalau untuk beli sendiri, no way!

  2. eh patenny agak ikut kebeli deh.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: