Skip navigation

Berbekal kamera Canon 1100D dan lensa EFS 18-55 mm F/3.5, saya untuk pertama kalinya merelakan diri berpanas-panasan di bawah teriknya sinar matahari di Pulau Garam berburu momen dan foto Karapan Sapi Madura 2013 Tanpa Kekerasan. Dari tiga hari pelaksanaan event tersebut, saya hanya hadir di dua hari pertama. Hari terakhir memang semacam bonus karena tidak ada dalam perencanaan panitia. Sebagai seorang fotografer amatir pemula, belum banyak momen bagus yang dapat saya abadikan dari event tersebut. Saat pertama kali tiba di Lapangan Skep Bangkalan saya malah keder demi melihat lensa-lensa tele super zoom putih yang bertebaran di garish finish. Untungnya saya tetap memberanikan diri memotret, sehingga lahirlah foto-foto berikut ini.

Karapan Sapi Madura 6

Karapan Sapi Madura 4

Karapan Sapi Madura 2

Karapan Sapi Madura 15

Karapan Sapi Madura 12

Cerita lengkap tentang Karapan Sapi Madura 2013 ini sendiri dapat di simak di blog sebelah.

18 Comments

  1. sama yaa yang di bocah petualang…

  2. saya suka foto no 2 dan 4 :mrgreen:

    • Gadgetboi: Pilihan nomor yang cantik 🙂

  3. Keren! Ingin juga kapan-kapan ke Madura lihat karapan sapi.

    • ZA: Monggo, Kang… ditunggu kedatangannya di Madura 🙂

  4. mas dari madura ya? kenal mas Imam Slamet Syafii?
    saya kenal salah satu orang dari madura ya dari dia 🙂
    foto-fotonya saya suka mas.. belum pernah ke madura jadi kepingin..

    • Tina Latief: Saya sih aslinya Medan tapi udah hampir 5 tahun lebih lah di Madura. Slametux itu ya? Saya kenal, adik angkatan di kampus dan satu komunitas juga di Plat M.

  5. keren foto-fotonya mas

  6. seneng ya bisa mengabadikan langsung, semoga bisa menyusul

  7. seru banget karapan sapinya, hasil jepretannya mantap.

  8. hehehehehe,,, tanah kelahiranku madura,, jadi pengen pulkam jadinya,,, 😀

  9. Skep lumayan deket dgn rumahku tuh rot.
    Tp anehnya, selama hidup, aku cuma 1 kali liat karapan sapi secara langsung di stadion bangkalan.
    Padahal aku asli madura.

    • Budiwijaya: Seringnya memang seperti itu kok Mas. Aku aja belum pernah lihat Festival Danau Toba yg di kampung sendiri 😀

    • beautyintheeyesofbeholder
    • Posted Oktober 1, 2013 at 4:12 pm
    • Permalink
    • Balas

    yang black and white paling ok (ekspresi wajah si anak yg bicara), tanpa dibikin BW juga ok bgt lah… sebetulnya klo kecilin speed, jd agak blur gitu fotonya ok juga buat bikin dramatis.. 🙂

    • Beautyintheeyeofbeholder: Terimakasih utk sarannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: