Skip navigation

GDG Meetup adalah salah satu kegiatan dari beberapa rangkaian acara yang diadakan oleh Google Developer Group Surabaya. Ini adalah kali ke-4 kegiatan yang sama menghiasi hari-hari para pengembang aplikasi, mahasiswa, dan pelajar di Kota Pahlawan. Bertempat di Tunjungan Plaza, GDG Meetup dilangsugnkan pada hari Minggu (17/03/2013) yang lalu. Bagi saya sendiri, ini adalah keikutsertaan pertama kali. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini terpaksa terlewatkan berhubung saya selalu ada kesibukan di kantor :).

GDG 4th Meetup Surabaya

Para peserta meetup berfoto bersama

Sebelumnya, selama tiga hari berturut-turut beberapa rangkaian acara yang sangat menarik juga telah diadakan. Di hari pertama ada acara bertajuk “Web Makeover Competition“. Sesuai dengan tajuknya, dalam kegiatan ini diadakan kompetisi membangun situs web menggunakan teknologi Google. Para peserta terlebih dahulu dikenalkan berbagai teknologi milik Google dalam sebuah workshop.

Hari ke-2 menampilkan acara yang ditujukan khusus untuk kaum perempuan. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk seminar dan workshop yang diberi judul “DevFestW“. Menurut informasi salah seorang teman yang ikut dalam workshop ini, HTML5 menjadi menu utama yang disajikan. Hari ke-3 diisi dengan lomba “Indonesian Doodle 4 Google“. Sebuah kompetisi untuk membuat Google Doodle dengan tema khas Indonesia, khususnya hari-hari nasional. Pesertanya kebanyakan anak-anak sekolah di Surabaya.

Nah hari ke-4 adalah puncak acaranya. GDG 4th Meetup dihadiri berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, para developer aplikasi, anak sekolahan, sampai orang-orang bisnis. Acara ini memang jauh lebih serius dibandingkan kegiatan di 3 hari sebelumnya. Materi yang disampaikan pun tentu saja lebih berbobot. Ada 2 sesi utama, sesi pertama diisi oleh Stanislaus Susatyo (GM Witel Suramadu, PT. Telkom). Beliau ini menyampaikan presentasi tentang “Indonesia Digital Society” yang sedang digagas oleh perusahaan plat merah itu.

Sesi ke-2 diisi oleh CEO Jagoan Hosting, Danton Prabawanto. Beliau memberikan presentasi dengan judul “Collaborating Dev and Biz“. Dalam presentasi ini diceritakan bagaimana caranya membuat kolaborasi antara developer dengan pebisnis atau dengan kata lain adalah monetizing. Seperti kita ketahui bersama, pengembang aplikasi (khusunya platform Android) dari Indonesia masih cukup sulit untuk menghasilkan uang dari aplikasi yang mereka kirim ke Gogle Play (Android App Market). Dua sesi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Selain dua sesi presentasi ini, ada juga beberapa mahasiswa dari STTS (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya) unjuk aplikasi (show case) aplikasi-aplikasi yang sedang mereka kembangkan. Ada beberapa aplikasi yang cukup menarik perhatian seperti aplikasi peta untuk mencari tempat-tempat menarik di sekeliling kita dengan basis augmented reality dan kombinasi Android dan Arduino.

Secara keseluruhan GDG 4th Meetup ini cukup menarik, sayangnya panitia salah memilih tempat pelaksanaan acara. Suasana Atrium Tunjungan Plaza menurut saya tidak kondusif untuk acara seperti ini. Ada banyak polusi suara dan polusi mata yang timbul dari para pengunjung mall yang lalu-lalang selama acara berlangsung. Semoga saja panitia menyadari hal ini dan memilih tempat yang lebih nyaman untuk meetup selanjutnya.

5 Comments

  1. nanti saya sampaikan bang keluhannya

    • Oke, makasih sudah menjadi dewan perwakilan peserta 😀

  2. palingan aq di tituki arek2 bang soale gak ikut hadir tapi pas rapat selalu ngasih saran :p

    • Jadi bos itu kan seharusnya begitu 😀

  3. surabaya – jogja jauh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: