Skip navigation

IPCop merupakan satu dari sekian banyak distro GNU/Linux yang ditujukan khusus sebagai firewall untuk jaringan lokal. Jika anda pernah mengimplementasikan iptables untuk aplikasi firewall di berbagai distro GNU/Linux dan merasa kesulitan maka IPCop mengubah semua hal itu dan membuat implementasi firewall menjadi sangat mudah. Distro ini datang dengan fitur utama berupa antarmuka berbasis web yang sangat mudah untuk digunakan. Selain dapat dijadikan sebagai firewall, IPCop juga menyediakan beberapa layanan yang biasa digunakan di jaringan lokal (LAN) seperti DHCP, http proxy menggunakan squid, DNS proxy menggunakan dnsmasq, ntp time server, dynamic dns, dan beberapa layanan lain. Distro ini juga datang dengan installer berukuran cukup kecil, hanya sekitar 50MB dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk melakukan instalasinya. Untuk keperluan perangkat keras, distro ini juga tidak terlalu menuntut hardware yang mumpuni. IPCop masih dapat berjalan dengan baik di PC tua i386, memori 256MB, dan harddisk 20GB.

Sayangnya proses instalasi distro ini masih berbasis teks yang mungkin cukup menakutkan bagi para pengguna pemula. Namun demikian tidak perlu takut karena proses instalasinya cukup sederhana, kita cukup mengisikan beberapa data dan mengatur beberapa konfigurasi, selebihnya akan dikerjakan secara otomatis oleh IPCop. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah distro ini akan menggunakan keseluruhan kapasitas harddisk, sehingga kita perlu memastikan tidak ada data penting yang masih ada di dalam harddisk. Proses selengkapnya akan dijelaskan berikut ini.

  1. Pastikan pengaturan BIOS sudah menempatkan CD-ROM sebagai boot device yang pertama. Masukkan CD installer ke dalam CD-ROM drive lalu reboot PC. Pada tampilan boot loader distro ini kita diingatkan semua data yang ada akan dihapus, jika sudah yakin data sudah diamankan tekan Enter untuk melanjutkan.All your existing data will be destroyed
  2. Di layar berikutnya pilih bahasa yang akan digunakan. Lalu pilih OK untuk melanjutkan.Language
  3. Pilih OK pada layar konfirmasi.Welcome
  4. Pilih sumber instalasi, ada dua pilihan CD-ROM/USB-KEY atau HTTP/FTP, karena kita menggunakan CD-ROM maka tandai pilihan CD-ROM/USB-KEY kemudian lanjutkan dengan memilih OK.Select installation media
  5. Installer IPCop akan mempartisi dan memformat harddisk secara otomatis.Pilih OK dan tunggu hingga proses ini selesai.
    Partitioning
  6. Jika sebelumnya pernah melakukan instalasi IPCop dan memiliki backup konfigurasi, silakan restore konfigurasi tersebut dari layar ini. Jika tidak pilih saja skip dan lanjutkan dengan memilih OK.Restore
  7. Tahap ini merupakan salah satu konfigurasi yang cukup penting selama proses instalasi IPCop, memilih kartu jaringan yang akan digunakan sebagai Interface Green. Pilih Probe untuk melakukan proses pencarian driver secara otomatis.Configure networking
  8. Apabila NIC terdeteksi maka pilih OK untuk menggunakannya sebagai interface green.Detected
  9. Masukkan alamat IP dan netmask untuk interface green. Pilih OK untuk melanjutkan.Green interface
  10. Instalasi IPCop berhasil, silakan pilih OK untuk melanjutkan beberapa konfigurasi dasar.Congratulations!
  11. Pada layar berikutnya, silakan memilih jenis tata letak keyboard yang digunakan. Untuk Indonesia biasanya menggunakan us. Pilih OK untuk melanjutkan.Keyboard mapping
  12. Tetapkan zona waktu sesuai dengan wilayah anda. Lanjutkan dengan memilih OK.Time zone
  13. Masukkan nama host dan nama domain secara berturut pada layar berikutnya. Lanjutkan dengan memilih OK.
    Domain name
  14. Di layar ISDN Configuration pilih Disable ISDN jika tidak menggunakan modem ISDN.Disable ISDN
  15. Masuk ke menu utama konfigurasi jaringan. Sorot pilihan Network Configuration Type untuk memilih jenis konfigurasi jaringan.Network configuration menu
  16. Pilih Green + Red karena kita menggunakan dua NIC. Lanjutkan dengan memilih OK.Network configuration type
  17. Kembali ke langkah 15 sorot pilihan Drivers and card assignments. Pilih OK pada layar yang muncul untuk mencari NIC yang cocok sebagai interface Red.Drivers and card assignments
  18. Pilih Probe untuk melakukan pencarian driver secara otomatis.Card assigment
  19. Jika driver yang tepat ditemukan, pilih OK untuk menetapkan NIC tersebut sebagai interface Red.Red interface assigment
  20. Kembali ke langkah 15, pilih “Address settings” lalu pilih interface Red untuk dikonfigurasi. Pada pengaturan ini silakan memilih apakah akan menggunakan DHCP, static, atau pengaturan lainnya.Red interface address
  21. Kembali ke langkah 15, pilih DNS and gateway settings. Langkah ini perlu jika menetapkan alamat interface Red secara statis pada langkah sebelumnya.DNS and gateway settings
  22. Kembali ke langkah 15, pilih “DHCP server configuration. Pilih Enabled jika ingin mengaktifkan DHCP server, lalu isikan parameter yang diperlukan. Lanjutkan dengan OK. Jika DHCP server tidak diaktifkan lewati langkah ini dengan memilih Cancel.DHCP server configuration
  23. Kembali ke langkah 15, pilih Done untuk melanjutkan proses konfigurasi. Isikan password user root.Root password
  24. Isikan password untuk user admin, user ini digunakan untuk administrasi melalui web.Admin password
  25. Isikan password untuk user backup, user ini digunakan untuk backup dan restore konfigurasi IPCop.Backup password
  26. Instalasi selesai, reboot mesin untuk masuk ke IPCop.Reboot
  27. Loginlah menggunakan user root dan password yang diisikan pada saat proses instalasi.Login root user

Instalasi IPCop sudah selesai, untuk melakukan administrasi dapat dilakukan melalui antarmuka web yang dapat diakses dari http://alamatipcop:81, sebagai contoh jika alamat IP dari mesin IPCop adalah 192.168.56.2 maka akses antarmuka web admin dilakukan dengan mengunjungi alamat http://192.168.56.2:81 dari browser.

Iklan

20 Comments

  1. wah mantep tutorialnya, ijin wget pak

  2. terimakasih share ilmunya

  3. mo tanya mas,kalo mau blok video streaming gimana di IPCop?
    saya setting transfaran proxy,sudah saya coba masukan web2 streaming spt youtube di coctum blacklist tapi tetep tembus..curiga sy mungkin krn saya allow Any di time constrain tapi pgn nya walaupun Any Allow ttp video streaming tak boleh
    Mohon Penjelasnnya
    Terima Kash

    • Bukannya tinggal ditambahkan di Custom blacklist ya?
      Jangan lupa enable custom blacklist-nya..

  4. iya udah saya tambahkan di Custom blacklist dan udah saya enable tapi tetep aja
    youtube ttp tembus

  5. bs gq sih ipcop cuma pake 1 NIC…
    ipcop sejajar hub ??

    • Bisa aja dengan syarat interface red diganti modem atau sejenisnya..

  6. bagus mas artikelnya,
    saya masih pemula nih.
    mas mohon pencerahannya nih saya mau gabungin ipcop dan mikrotik.
    topologinya : internet–>>mikrotik–>>IPCOP–>>Switch–>>Client

    saya butuh pencerahan untuk setting routingnya mas, dari kemaren trial error tapi belum berhasil terus

    yang sudah dilakukan internet –>> Mikrotik –>> IPCOP –>> Switch –>> Client
    ip address client : 192.168.0.0/24
    ip address IPCOP ke Client : 192.168.0.244
    ip address IPCOP ke Mikrotik : 192.168.100.1
    ip address mikrotik ke interne : 202.xxx.xxx.xxx

    kondisi saat ini ipcop belum dapat koneksi ke internet. mohon pencerahannya untuk settingan yang benar dan topologi yang seharusnya. kalau bisa beserta gambarnya ya

    Saya tunggu ya mas,
    Trimakasih.
    by Rahmat santoso
    santoso_29@yahoo.com

  7. Kalau setting koneksi Internet dari Mikrotik udah benar, seharusnya di IPCop tinggal setting default gateway ke IP Mikrotik yg nyambung ke IPCop..

  8. kl mau menggabungkan Mikrtik dan IPCop, Network Configuration Types saat install IpCop harus memilih mana…???

    • Tergantung topologi jaringannya, posisi Mikrotik dmn dulu?? Di hulu ataukah hilirnya IPCop…

  9. I love your blog lots of useful information. I’ve added it to my favorite bookmarks and subscribed in a reader.

    All these issues are important, and that’s why I just started blogging a while ago and it feels great.

  10. sangat membantu sekali tutorialnya..
    thx yah,,
    tapi saya memiliki masalah ni, saya tidak bisa mengakses melalui browser.
    ping eth1 saya juga tidak bisa.
    kebetulan saya menggunakan mikrotik, jadi utk dns + default gateway saya arahkan ke gateway mikrotik. sedangkan eth2 (red) saya biarkan kosong.
    topolaginya :
    speedy — modem — mikrotik — switch — client
    ………………………………………|
    ………………………………….ipcop
    saya bingung knp setelah instal ada tulisan
    could not download patch lists at usr/local/bin/updatelists.pl line 18.
    mohon bantuannya master..

  11. gan
    saya punya warnet serba guna (buat brosing n game), baru2 ini saya menggunakan proxy ipcop, tp sama yg buat proxy, streaming buat youtube dll tidak kena limit bandwidth alias klo ad klien yg liat youtube itu pake full bandwidth (jd buat pengguna game sering lag). padahal klo buat download bandwidth sudah d batasi.
    tolong agan yg baek, saya minta masukkannya biar straming youtube dll, bisa di batasi limit bandwidthnya
    makasih sebelumnya

  12. mas maaf nich.aq mau taya kalau lupa passwd login admin y.. gimana y mas caranya?….

    • Ansary: Coba masuk ke servernya (bisa pake ssh), terus jalankan program setup dari terminal.

  13. terimakasih banggggget mas……..kini web ipcop ku udh bisa dibuka……semoga kebaikan mas mendapat imbalan oleh NYa……Amin……


2 Trackbacks/Pingbacks

  1. […] IPCop 1.4.20 Juli 7, 2010 rotyyu Tinggalkan komentar Go to comments Ketika melakukan instalasi IPCop kita memilih konfigurasi GREEN+RED untuk jenis topologi jaringan yang akan digunakan. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: