Skip navigation

Oracle Database atau Oracle RDBMS (Relational Database Management System) atau Oracle saja merupakan sebuah sistem manajemen basis data relasional yang dibuat oleh Oracle Corporation (terjemahan bebas dari wikipedia). Di pasaran dan dunia bisnis tingkat enterprise, Oracle merupakan salah satu pemain penting yang mendominasi pasar di bidang sistem manajemen basis data. Perusahaan dan perangkat lunak Oracle sendiri sudah mengalami perjalanan yang panjang di dunia komputasi. Didirikan pada tahun 1977 oleh tiga serangkai Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang belakangan menjabat CEO (Chief Executive Officer).

Dan jika anda perhatikan lowongan kerja untuk sarjana berlatar belakang informatika di koran-koran, Oracle ini konon menjadi salah satu syarat yang cukup mutlak dan banyak diminta oleh perusahaan. Jadi jika ingin cepat-cepat dapat pekerjaan tidak ada salahnya mempelajari sistem manajemen basis data yang satu ini. Belajarnya juga tidak perlu ke mana-mana atau dengan biaya super mahal. Cukup bermodalkan sebuah PC yang mampu menjalankan BlankOn 4.1 dengan lancar dan koneksi internet (atau kalau tidak punya bisa unduh dulu lewat warnet). Pastikan juga ruang kosong di cakram keras (hard disk) memenuhi syarat untuk melakukan instalasi Oracle server dan client, perangkat lunak ini mensyaratkan 1.5 GB ruang kosong.

Cara paling mudah melakukan instalasi Oracle di BlankOn 4.1 atau distro berbasis Debian lainnya adalah dengan menambahkan daftar repo milik Oracle ke konfigurasi /etc/apt/sources.list menggunakan teks editor. Dalam tulisan ini akan digunakan vim,

$ sudo vim /etc/apt/sources.list

lalu tambahkan baris berikut

deb http://oss.oracle.com/debian unstable main non-free

Simpan perubahan ini dan keluar dari editor, kemudian jalankan perintah

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install oracle-xe oracle-xe-client

Jika instalasi sudah selesa, berikutnya Oracle perlu di konfigurasi untuk menentukan port yang akan digunakan untuk askses lewat protokol http, password user, dan parameter booting (apakah oracle akan dijalankan saat mesin dihidupkan atau tidak). Untuk itu jalankan perintah

$ sudo /etc/init.d/oracle-xe configure

Jika tidak ingin merubah konfigurasi default maka cukup tekan enter pada pertanyaan yang muncul, jangan lupa untuk memasukkan password ketika prompt untuk password muncul.

Konfigurasi awal Oracle

Konfigurasi awal Oracle

Selesai sudah, sekarang server Oracle sudah dapat diakses menggunakan browser (saya menggunakan Kazehakase) dengan mengakses http://localhost:8080/apex

Antarmuka Oracle berbasis web

Antarmuka Oracle berbasis web

Masukkan ‘system’ (tanpa tanda kutip) untuk field user name dan password yang tadi ditetapkan pada konfigurasi, dan akhirnya klik tombol Login. Yes, sekarang Oracle ini siap dioprek-oprek (cari referensi dan tutorial dulu).

Administrasi basis data Oracle

Administrasi basis data Oracle

Segitu dulu ya, semoga bermanfaat.}

8 Comments

  1. nice info neh… saya juga pernah install di ubuntu.. selengkapnya bisa dilihat di http://adiseno.cilacaponline.web.id/blog/?p=75

    • @adiseno
      Thx buat link-nya, langsung ke TKP…

  2. Yah.. ini yang aku tunggu-tunggu tutorial nginstall oracle di lingkungan LINUX / *NIX… terus terang saya belum nyoba jadi penasaran nich… oh ya apa batasan versi Express / gratisan ini tetep berlaku spt di windows ya … (memory max. 4GB, datafile sekian giga ..?) .

    Btw.. oracle ini kekuatannya justru di tuning dan configuration.. so banyak setelan yang kudu di pelajari.

    TIA

  3. @anang
    Ya oom, di EULA-nya dijelaskan seperti itu…..
    Silakan dibagi cara tuning-nya oom……..

  4. halo bos
    gmn caranya koko gak bisa…..

  5. halo bos
    kalau untuk dapatkan xampp buaat blankon alamatnya di mana….?

  6. @aq1n
    Ga bisa gmn bos??


One Trackback/Pingback

  1. […] 10g R2 on Ubuntu / BlankOn This article is just an English version of another article of mine here. This article will explain briefly how to install Oracle XE 10g R2 on Debian GNU/Linux based distro […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: