Skip navigation

Tidak terasa akhirnya bulan Desember tahun 2008 ini akan segera berakhir, bulan ini selalu menjadi bulan yang spesial bagi banyak orang termasuk saya. Pertama karena bulan Desember adalah bulan terakhir dalam satu tahun kalender Masehi itu artinya kita telah melalui satu tahun (senang karena masih diberi kesempatan menghidup udara segar di pagi hari, thank God), kedua karena bulan Desember tepat pada tanggal 25 diperingati oleh umat Kristen sebagai hari Natal, hari kelahiran Yesus Kristus (biasanya banyak kado, kecuali bagi anak rantau seperti saya), yang ketiga karena di bulan Desember biasanya banyak libur dan cuti (bisa berkumpul lagi dengan keluarga), yang keempat karena bulan Desember akan menghantarkan kita ke tahun baru (tahun baru, baju baru, asal jangan pacar baru), dst.

Tahun ini adalah tahun ketiga buat saya menyambut datangnya tahun baru sendirian, sendirian karena jauh dari keluarga (nasib anak kuliah), sendirian karena teman-teman satu kontrakan pada mudik ke Jawa. Biasanya malam 31 saya lewatkan di kontrakan menonton TV atau ngoprek komputer. Tahun kemarin sih masih lumayan, masih sempat jalan-jalan ke luar lihat perayaan tahun baru di pelabuhan ujung Kamal bareng gomang. Malam nanti sepertinya di kontrakan saja, mau keluar tanpa teman kurang asyik.

Sebagai posting terakhir di tahun 2008 ini, tulisan ini akan berusaha melihat kembali apa saja yang sudah saya lakukan dan capai selama satu tahun ini (mudah-mudahan juga apa yang belum saya capai), istilah kerennya mungkin kilas balik atau apalah. Mudah-mudahan catatan ini bisa menjadi cambuk untuk menjadi lebih baik di 2009 nanti, ya hanya catatan kecil seorang Linuxer yang sendirian di penghujung tahun 2008.

Tahun 2008 saya awali dengan terbentuknya KOELIT a.k.a Komoenitas Linux Troenodjojo. Sebuah wadah yang diharapkan mampu menampung mahasiswa/i Unijoyo yang mau mengenal dan belajar sistem operasi GNU/Linux. Salah satu impian saya sebagai Linuxer akhirnys terwujud. Di awal terbentuknya, komunitas ini mampu menjadi “rising star” di Unijoyo. Sebagai sebuah organisasi tanpa bantuk a.k.a OTB, KOELIT mampu membuat semarak kehidupan di kampus dengan berbagai kegiatan seperti:

  • Pelatihan Linux untuk mahasiswa/i Unijoyo dan siswa/i SMA sederajat di Bangkalan,
  • Hardy Release Party bersama UKMF ITC,
  • Linux for Women dalam rangka menyambut hari Kartini,
  • Roadshow Linux untuk Pendidikan feat YPLI, Yayasan Ubuntu Indonesia, dan Yayasan Air Putih,
  • Pameran dan Install Fest di Simpang Lima Unijoyo,
  • KOELIT Bubar (Buka Bareng) di bulan puasa,
  • Intrepid Release Party kerja bareng Lab. Sistem Informasi Unijoyo.

Bersamaan dengan terbentuknya KOELIT saya juga dipercaya oleh teman-teman untuk menjadi Koordinator KOELIT, jabatan yang menurut saya cukup berat untuk saya pikul. Tidak beberapa menjabat jadi koodinator, tugas saya bertambah lagi karena kertas pengumuman di depan pintu Lab. Sistem Informasi menyebutkan nama saya sebagai salah satu calon admin yang diterima. Yup, akhirnya bisa juga dapat koneksi internet yang unlimited yang sering membuat saya lupa pulang ke kontrakan.

Kehidupan kuliah di semester empat agak mendingan dibanding semester sebelumnya. Walaupun masih sering lupa mengerjakan tugas dari dosen karena kebanyakan ngoprek Ubuntu, saya berhasil meningkatkan IP di semester ini. Ya walaupun tidak terlalu bagus seperti teman-teman saya yang lain, saya merasa cukup puas. “Cukup-cukup makan” begitulah kata orang, atau “Bisalah dibawa arisan” kata teman-teman di Siantar. Sialnya saya masih sering harus kopipes dari teman-teman, nilai-nilai mata kuliah yang berbau hitung-hitungan masih jeblok, jelek banget.

Liburan semester empat seperti biasa tidak ada rencana ke mana-mana. Sebenarnya sih pengen jalan-jalan, tapi apa daya kantong saya lebih sering kering tidak berisi. Jangankan mau jalan-jalan buat isi ulang pulsa aja susah banget. Untungnya ada teman-teman dari UKMF ITC yang mau menujukkan jalan ke Lamongan, jadi deh liburan ke Wisata Bahari Lamongan. Lamongan ini menjadi kota keberapa ya yang saya kunjungi di Jawa Timur? Lupa deh. Dan setelah ke Lamongan, untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Pulau Dewata a.k.a Bali, ini semua berkat teman-teman UKMF EECOM khususnya mas pinguin yang sudah memesankan tempat untuk saya dengan tarif yang sangat murah menurut saya. Agak melenceng dari awal liburan, ternyata saya mendapatkan libur yang cukup menyenangkan.

Awal semester lima saya mulai dengan harapan baru. Harapan bahwa saya akan lebih giat belajar lagi, ada banyak hal yang direncanakan untuk dipelajari. Hmm, tapi seperti biasa semua rencana itu tinggal rencana. Kebanyakan waktu saya masih tersita untuk mengoprak-oprek pinguin. Sempat mencoba beberapa distro seperti Debian, CentOS, Fedora, dan beberapa lainnya tapi sepertinya Ubuntu memang jodoh saya. Dan sialnya kebiasaan lama terulang lagi di semester ini, tugas-tugas kuliah masih kopipes dari teman-teman (terutama kalau mata kuliahnya tidak saya sukai).

Di bulan September ada perayaan Software Freedom Day a.k.a SFD di HiTech Mall yang diadakan oleh KLAS. Hebatnya saya ditodong sama mas Arie “manajer KLAS” untuk menjadi pemateri di salah satu workshop yang akan diadakan oleh KLAS. Dengan senang hati saya menyatakan kesediaan saya, bahkan beberapa teman dari KOELIT akhirnya ikut menjadi pengisi workshop juga. Bahkan di puncak perayaan SFD lagi-lagi saya ditodong sama mas Arie untuk mengisi materi “Remastering Ubuntu”. Ini menjadi penampilan pertama saya di depan sesepuh-sesepuh, senior-senior, dan rekan-rekan KLAS. Saya agak nervous sebenarnya, apalagi waktu itu mas Cahyo Purnomo menyerang saya terus, untungnya ada kolega saya Kiki yang jadi juru damai.

Oh ya hampir lupa, acara ini juga memaksa saya harus tampil beberapa kali di TV karena memang acara ini diliput sama SBO TV. Pengalaman pertama ditembak (shooting) kamera TV dan juga diwawancara di depan kamera TV yang membuat saya semakin terkenal (narsis euy). Namun hal paling menyenangkan dari ini semua adalah saya jadi semakin sering mengisi workshop di KLAS dan hasilnya lumayanlah cukup buat nambah uang saku dan sekali-sekali bisa nraktir teman-teman di kantin kampus.

Saya juga semakin dekat dengan teman-teman di KLAS setelah acara SFD ini. Diawali dengan kopdar untuk pertama kalinya di acara cangkruan di Kampoeng Cyber, dilanjutkan dengan beberapa acara cangkruan lainnya dan Software Freedom Day. Saya semakin mengenal sosok pejuang di KLAS yang memberikan denyut kehidupan bagi KLAS dan dunia FOSS di Surabaya. Mas Arie, mbak Dhanie, mbak Idaa, mas Dicky, mas Didiet, mas Budi, mas Wahyu si kecambah, mbak Julee, cak Anas, Unies si cumie, Haikal, Dikman, Bayu, dll. Saya banyak terinspirasi dari sosok-sosok ini supaya tetap semangat dan pantang menyerah menggalakkan penggunaan FOSS dan Linux.

Bulan November untuk kedua kalinya saya menginjakkan kaki ke Bali. Kalau dulu untuk tamasya kali ini perjalanan dinas sebagai Koordinator KOELIT, karena perjalanan dinas tentu saja gratis. Acara yang akan saya hadiri tidak tanggung-tanggung, Indonesia Linux Conference a.k.a ILC dan KPLI Meeting di Palm Beach Hotel daerah Kuta. Sangat menyenangkan sekali bisa bertemu banyak Linuxer dari berbagai penjuru Nusantara di sana, tak terbayangkan bisa bertemu teman-teman yang selama ini hanya saling sapa lewat kibor di dunia goib melalui milis, forum, IM, atau IRC.

Di bulan November saya kembali jadi publik figur. Kalau dulu masuk SBO TV, kali ini giliran tabloid nasional Komputek yang memuat gambar saya di salah satu kolom Linux-nya. Kebetulan waktu itu saya ikut meramaikan rangkaian acara Intrepid Release Party yang diadakan KLAS selama lebih kurang seminggu. Makasih buat mas view yang sudah mengantarkan saya ke Makassar. Ya, sepertinya mas view salah mengetik sehingga saya menjadi orang Makassar bukan orang Medan. Banyak teman-teman di kampus yang menanyakan hal ini, tapi bagi saya tidak masalah. Mudah-mudahan tahun depan bisa kesampaian ikut jalan-jalan lagi ke Makassar (pulang kampung) dan ikut ILC & KPLI Meeting 2009.

Di penghujung tahun 2008 akhirnya saya memberanikan diri untuk bergabung dengan tim pengembang BlankOn. Sebagai pemula saya memilih untuk bergabung di tim Tester dan Bug Hunter. Keinginan ini sebenarnya sudah tertunda cukup lama, semenjak pengembangan Meuligoe saya sudah berniat bergabung. Impian saya suatu saat bisa jadi pemaket di tim BlankOn, mudah-mudahan cepat tercapai. Selain BlankOn, teman-teman di kampus juga sedang memulai proyek pengembangan distro yang direncanakan digunakan di jurusan Informatika. Baru permulaan, masih banyak yang harus dikerjakan. Dan mudah2an sudah bisa dirilis di tahun 2009.

Wow, ternyata tulisan ini sudah lumayan panjang kali lebar juga ya? Mungkin masih ada yang ketinggalan, terutama kebiasaan dan kelakuan buruk yang biasanya sangat cepat saya lupakan. Demikian lah sekelumit cerita kehidupan yang telah saya torehkan di tahun 2008, ada beberapa hal yang harus dibenahi di tahun mendatang. Tahun depan seperti biasa saya tidak memiliki target muluk-muluk. Bisa selesai Kerja Praktek dan belajar lebih banyak lagi, mengurangi budaya kopipes di dunia kuliah dan tentu saja menjadi lebih baik dari tahun ini. Ada rencana juga untuk menulis buku dengan topik seputar dunia Linux atas dorongan Pak Husni, mudah-mudahan bisa terwujud.

Dan harapan saya paling besar, semoga saya bisa semakin mendekatkan diri dengan-NYA. Kehidupan rohani saya tahun ini bisa dibilang berada di pucak kehancuran, hancur lebur. Saya mungkin tidak akan mampu mengembalikan kehidupan rohani saya minimal seperti dulu. Tapi saya percaya TUHAN punya rencana buat saya, semua akan indah pada waktunya. Amin.

Akhir kata di tanggal 31 ini, beberapa jam menjelang pergantian tahun 2008 menjadi 2009 saya mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2009” buat semua Linuxer Indonesis, semua Blogger Indonesia, siapa saja yang membaca tulisan ini dan semua bangsa Indonesia. Semoga di tahun 2009 kita bisa menjadi lebih baik lagi.

╔══╦══╦══╦══╗
╚═╗║╔╗║╔╗║╔╗║
╔═╝║║║║║║║╚╝║
║╔═╣║║║║║╠═╗║
║╚═╣╚╝║╚╝╠═╝║
╚══╩══╩══╩══╝
¤ø„¸¨°º¤ø„¸ ¸„ø¤º°¨¸„ø¤º°¨
¨°º¤ø„¸ HaPpY ¸„ø¤º°¨
¸„ø¤º°¨ NeW yEaR“°º¤ø„¸
¸„ø¤º “°º¤ø„¸ ¤ø„¸¨°º¤ø

Iklan

5 Comments

  1. kalau mau ke wbl jangan lupa mampir ke coastalnet namun sebelumnya hubungi hp aku di 085730948202

    mantan ketua MLC

  2. @Gunawan KJ
    Oke, mudah2an ada kesempatan lagi buat ke Lamongan.
    Btw MLC itu apaan ya??

  3. @atas tanya ama oom budiwijaya aja oom
    oom budiwijaya pasti tau banget, atau ama oom latif juga pasti kenal ama saya

  4. Selamat tahun baru……
    tetap semangat untuk ngoprek ya 😉

  5. @Gunawan KJ
    Mmm… MLC adalah Madura Linux Comunity a.k.a KPLI Madura??
    @Ria
    Selamat tahun baru juga…
    pasti itu…….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: