Skip navigation

OpenGL atau Open Graphics Library merupakan salah satu spesifikasi pustaka standar yang biasa digunakan dalam pemrograman grafis 3D atau 2D. Salah satu kelebihan OpenGL yaitu tidak tergantung ke pada sebuah sistem operasi sehingga bisa digunakan di berbagai platform sistem operasi bahkan bahasa pemrograman sekalipun. OpenGL dikembangkan pada tahun 1992 oleh sebuah perusahaan bernama Silicon Graphics Inc. atau lebih dikenal sebagai SGI. OpenGL sangat banyak digunakan dalam aplikasi CAD, realita virtual, visualisasi ilmiah, visualisasi informasi, video game, dan simulasi penerbangan (terjemahan bebas dari wikipedia).

Dalam dunia GNU/Linux ada dua cara untuk melakukan pemrograman OpenGL, pertama dengan menggunakan GLUT dan yang kedua menggunakan SDL, keduanya sama-sama mengimplementasikan OpenGL tetapi interaksi dengan perintah OpenGL akan memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Kedua cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. GLUT merupakan pustaka yang paling banyak digunakan, tetapi pustaka ini memiliki keterbatasan dalam hal kendali aliran aplikasi. Sebaliknya SDL terkadang sangat rumit tetapi sekaligus lebih ampuh. Pilihan ada ditangan Anda, silakan memilih pustaka yang sekiranya cocok dengan kebutuhan.

Instalasi dan Konfigurasi Eclipse

Sebelum memulai pemrograman OpenGL di GNU/Linux setidaknya dibutuhkan beberapa alat dan pustaka, seperti

  • IDE (Integrated Developmen Environtment), dalam hal ini digunakan Eclipse
  • Kompiler, disesuaikan dengan bahasa yang akan digunakan, dalam kasus ini kompiler yang digunakan adalah g++ untuk bahasa c++
  • debugger, pilihan paling baik di GNU/Linux adalah gdb
  • Pustaka, seperti telah disebutkan di awal bisa menggunakan GLUT atau SDL

Instalasi semua kebutuhan ini bisa dilakukan dengan mudah melalui Synaptic Package Manager, di Xubuntu bisa diakses melalui menu Application->System->Synaptic Package Manager. Beberapa paket yang perlu dipilih diantaranya:

  • g++
  • eclipse
  • eclipse-cdt
  • libglut3-dev

Jika paket-paket ini meminta konfirmasi untuk dependensi silakan menekan tombol Mark.

Dialog Konfirmasi

Setelah selesai memilih semua paket yang dibutuhkan, tekan tombol Apply yang terdapat di barisan tool bar Synaptic untuk memulai instalasi.

Synaptic Pakacage Manager

Synaptic Pakacage Manager

Pemrograman OpenGL dengan Eclipse

Apabila proses instalasi berjalan dengan baik maka Eclipse sudah siap digunakan dan dapat diakses melalui menu Application->Development->Eclipse. Saat pertama diluncurkan, Eclipse akan menampilkan sebuah dialog Workspace Launcher yang digunakan untuk mengatur direktori kerja default utk Eclipse.

Dialog Workspace Launcher

Dialog Workspace Launcher

Klik tombol OK jika setuju dengan direktori kerja default yang ditawarkan Eclipse atau tentukan direktori baru dengan tombol Browse lalu klik tombol OK. Jendela awal Eclipse akan segera terbuka.

Tampilan Awal Eclipse

Tampilan Awal Eclipse

Karena jendela ini tidak akan digunakan, silakan ditutup dengan tombol Close yang ada di pojok kiri atas di bawah menu File. Untuk memulai sebuah proyek, arahkan pointer ke menu File->New->Project pada jendela utama Eclipse.

Mebuat proyek baru

Mebuat proyek baru

Karena bahasa yang digunakan adalah c++, maka dari dialog ini klik pada bagian C++. Di bagian ini terdapat dua pilihan lagi, Manage (Eclipse akan menangani make file) dan Standar (make file adalah urusan programmer). Pilih Managed Make C++ Project di bawah C++, kemudian klik tombol Next.

Manage Make C++ Project

Manage Make C++ Project

Berikan nama proyek “opengl_glut”, tentu saja tanpa tanda kutip. Klik Next untuk melanjutkan.

Menentukan jenis proyek

Menentukan jenis proyek

Karena tidak perlu mengubah konfigurasi apa-apa di dialog ini, langsung klik tombol Next untuk melanjutkan.

Pengaturan tambahan proyek

Pengaturan tambahan proyek

Klik Finish untuk menyelesaikan wizard pembuatan proyek baru. Setelah ini, kita akan dibawa kembali ke jendela utama Eclipse dengan proyek baru di dalamnya.

Oh ya hampir lupa, setelah menekan tombol finish pada dialog di atas, akn tampil sebuah dialog lagi seperti ini

C++ Perspektif

C++ Perspektif

Beri tanda cawang pada pilihan Remember my decision, lalu klik Yes supaya Eclipse mendukung C++ secara default setiap kali kita menjalankan Eclipse.

Supaya kompilasi program OpenGL nantinya akan berjalan dengan lancar, kita perlu menambahkan pustaka glut ke dalam proyek ini. Untuk melakukan hal ini klik kanan pada proyek di panel sebelah kiri jendela Eclipse, lalu pilih Properties dari menu popup yang muncul.

Konfigurasi pustaka

Konfigurasi pustaka

Sorot C/C++ Build pada panel sebelah kiri, kemudian pilih Libraries di bawah GCC C++ Linker di panel sebelah kanan pada tab Tool Settings. Tambahkan pustaka baru dengan mengklik tombol berikon tanda + (tambah) di kolom Libraries (-l).

Tambah pustaka

Tambah pustaka

Tambahkan pustaka glut klik OK untuk menutup dialog. Lalu klik OK lagi untuk mengaktifkan pustaka yang baru kita tambahkan.

Sekarang waktunya menambahkan kode-kode pemrograman ke dalam proyek baru ini. Klik kanan pada nama proyek di panel kiri, lalu pilih New->Source File dari menu popup yang muncul, beri nama main.cpp dan tambahkan kode berikut

#include

void mydisplay(){
glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);

glBegin(GL_POLYGON);
glVertex2f(-0.5, -0.5);
glVertex2f(-0.5, 0.5);
glVertex2f(0.5, 0.5);
glVertex2f(0.5, -0.5);
glEnd();

glFlush();
}

int main(int argc, char** argv){
glutInit(&argc, argv);
glutCreateWindow(“simple”);
glutDisplayFunc(mydisplay);
glutMainLoop();
}

Simpan menggunakan menu File->Save dan jalankan dengan klik kanan pada nama proyek lalu pilih Run As->Run Local C/C++ Application. Hasilnya:

Output sewaktu dijalankan

Output sewaktu dijalankan

Kita baru saja selesai melakukan instalasi dan konfigurasi Eclipse dengan dukungan GLUT untuk pemrograman OpenGL di Xubuntu 8.04.1. Untuk penjelasan kode program di atas akan saya tulis di artikel lain.

Referensi: http://www.ferdychristant.com/

4 Comments

  1. Wuih Bos.. rotua… bener bener… KING LINUXER
    Mantap Bner…..

    Pantesan Ram,butnya Tambah Keriting Ae

  2. @Unies
    Halah, bisa aja…..

  3. thanks broo, nice article. Ane masih novice di Ubuntu.

  4. bagus informasinya. mau tanya, biasanya OpenGL ini digunakan untuk aplikasi apa? Game?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: