Skip navigation

Membuat web site bukanlah hal sulit lagi saat ini. Kalau dulu pembuatan web site membutuhkan pengetahuan mendalam tentang HTML dan bahasa pemrograman web lainnya, di masa sekarang pembuatan web site sudah semakin mudah dengan hadirnya berbagai perkakas bantu. Bahkan untuk membuat sebuah situs berkaliber profesional sekalipun, sudah dapat dilakukan dengan beberapa klik dan sedikit pengaturan di sana sini. Salah satu perkakas yang dapat digunakan untuk membantu pembuatan situs adalah CMS.

CMS yang merupakan singkatan dari Content Management System merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang dapat dipasang di komputer lokal atau server hosting di internet. Ada banyak aplikasi CMS yang beredar di internet, satu diantaranya yang cukup populer adalah mambo. Mambo merupakan sebuah aplikasi CMS open source yang dilensikan di bawah GPL. Mambo mempunyai segudang fitur yang akan mempermudah pembuatan web site. Beberapa fitur yang disediakan mambo diantaranya template, module, blog, feed, dll.

Instalasi mambo tidak membutuhkan keahlian khusus, yang perlu dilakukan hanyalah menjalankan script instalasi-nya menggunakan browser. Sebelum melakukan instalasi, pastikan web server apache,database server mysql, dan php module telah terpasang dan berjalan dengan baik. Untuk berkas instalasinya dapat diunduh di mambo.sourceforge.net. Pindahkan berkas hasil tersebut ke direktori /home/user_name/public_html/mambo, lalu mekarkan berkas tersebut dengan menjalankan perintah

$ cd
$ cd public_html/mambo
$ tar zxvf MamboV4.6.2.tar.gz
$ rm MamboV4.6.2.tar.gz

Buka browser favorit Anda, kemudian ketikkan alamat http://localhost/~nama_user/mambo di address bar, lalu tekan enter. Di awal instalasi mambo akan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa konfigurasi yang diperlukan untuk melakukan intalasi.

Pre-installation

Perhatikan informasi yang ditampilkan dengan tulisan berwarna merah, itu menandakan bahwa konfigurasi yang terdapat di sistem belum sesuai dengan kebutuhan instalasi mambo. Masalah yang sering terjadi adalah mengenai perizinan direktori mambo berada, seperti diperlihatkan di bawah ini

Pre-installation Error

Lakukan perubahan perizinan direktori yang dimaksud agar dapat ditulisi oleh installer mambo. Supaya lebih mudah gunakan saja nautilus, klik kanan pada direktori mambo kemudian pilih Properties. Pindah ke tab Permissions, pastikan Owner dan Group memiliki izin Create and delete files (Folder access) dan Read and write (File Access) serta Create and delete files (Folder Access) dan Read only (File Access) untuk Others, kemudian tekan tombol Apply permissions to enclosed files. Jika sudah tekan tombol Reload di browser. Jika tidak ada tulisan berwarna merah lagi artinya konfigurasi sudah benar, lanjutkan dengan menekan tombol Next. Centang pilihan I agree ... pada halaman lisensi.

License

Lanjutkan dengan mengklik tombol Next. Isikan informasi tentang database sever mysql yang akan digunakan oleh mambo di halaman berikutnya.

MySQL Config

Klik Next untuk melanjutkan. Kemudian tekan tombol OK pada pop up konfirmasi tentang konfigurasi database server mysql.

Confirm

Tentukan nama web site di halaman berikutnya. Jika sudah tekan Next untuk melanjutkan ke halaman berikutnya.

Site’s Name

Halaman selanjutnya berisi informasi tentang url dari web site yang akan dibuat. Jangan lupa untuk mengisi alamat email admin pengelola situs tersebut.

Sites’s URL

Setelah mengklik Next, maka instalasi CMS mambo sudah selesai. Catat informasi yang ditampilkan di halaman terakhir instalasi ini, yang paling penting adalah password sang admin, nanti akan sangat dibutuhkan untuk melakukan administrasi web site.

Congrats

Perhatikan juga pesan yang menyatakan bahwa subdirektori bernama instalasi di dalam direktori mambo harus dihapus. Langsung saja hapus subdirektori tersebut, gunakan nautilus atau terminal. Setelah itu View Site untuk melihat web site yang baru saja dibuat, atau Administration untuk melakukan administrasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: