Skip navigation

GRUB yang merupakan singkatan dari GRand Unified Bootloader adalah boot loader berlisensi GPL yang bertujuan untuk menyediakan sebuah antar muka proses booting sistem operasi di lingkungan x86. Di Ubuntu 7.10 atau sebelumnya GRUB merupakan bootloader default. Ketika selesai melakukan instalasi distro Ubuntu, dan melakukan reboot maka setelah POST (Power On Self Test) akan ditampilkan beberapa pilihan sistem operasi yang dapat di-boot, berlatar hitam dan terdapat beberapa tulisan yang menunjukkan OS yang diwakilinya, inilah yang disebut GRUB.

Penampilannya tidak terlalu indah memang, tapi jangan anggap remeh dulu karena GRUB memiliki segudang fitur yang sangat berguna bagi para penggunanya. Lagipula tampilannya yang agak seram itu masih bisa didandani kok. Latarnya yang berwarna hitam dapat diganti dengan gambar yang akan membuatnya terlihat lebih indah. Untuk melakukan hal ini kita hanya perlu sedikit mengedit /boot/grub/menu.lst. Siapkan sebuah berkas gambar yang berformat .xpm dan dikompress denga format .gz, kalau tidak mau repot-repot membuatnya unduh saja satu dari gnome-look.org, atau install dari repositori Ubuntu

$ sudo apt-get install grub-splashimages

gambar hasil instalasi ini bisa dilihat di /boot/grub/splashimages.

Berikutnya, hal terakhir yang harus dilakukan adalah mengedit /boot/grub/menu.lst, tapi seperti biasa jangan lupa back-up dulu berkas menu.lst sebelum melakukan perubahan, hal ini untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan

$ cd /boot/grub
$ sudo cp menu.lst menu.lst_backup
$ sudo nano -w menu.lst

lalu tambahkan baris splashimage /boot/grub/splashimages/nama_berkas.xpm.gz setelah baris ke empat, hasilnya kira-kira seperti ini

# menu.lst – See: grub(8), info grub, update-grub(8),
# grub-install(8), grub-floppy(8),
# grub-md5-crypt, /usr/share/doc/grub
# and /usr/share/doc/grub-doc/.

splashimage /boot/grub/splashimages/gentleblue.xpm.gz

Jika sudah selesai tekan F3 atau Ctrl+O untuk menyimpan perubahan tersebut, dan F3 atau Ctrl+X untuk keluar dari nano. Setelah itu lakukan reboot, dan tampilan GRUB kini sudah terlihat lebih indah.

Sebenarnya kita bisa saja menggunakan gambar milik sendiri (foto pacar, teman, saudara, ortu, atau artis idola) untuk ditampilkan di GRUB, namun untuk itu kita perlu sedikit pekerjaan tambahan untuk mengkonversi dari format .png menjadi .xpm.gz. Untuk itu pastikan bahwa foto yang digunakan sudah memiliki format .png (jika belum konversi dulu dengan menggunakan gThumb). Lalu dari terminal jalankan perintah berikut

convert -resize 640×480 -colors 14 wallpaper.png splashimage.xpm && gzip splashimage.xpm

Setelah itu salin berkas tersebut ke direktori /boot/grub/splashimage.

One Comment

  1. bantu aku bkin tg aku inginkan


2 Trackbacks/Pingbacks

  1. […] yang sederhana namun. Belakangan dia sudah mulai berdandan, sebelum GRUB versi 2 kita sudah bisa menambahkan latar belakang berosolusi rendah dan tampak sangat jelek. Kemudian ada Gfxboot yang bikin GRUB […]

  2. […] yang sederhana namun. Belakangan dia sudah mulai berdandan, sebelum GRUB versi 2 kita sudah bisa menambahkan latar belakang berosolusi rendah dan tampak sangat jelek. Kemudian ada Gfxboot yang bikin GRUB […]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 752 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: