Skip navigation

Salah satu kesulitan terbesar yang dihadapi para pemula ketika beralih ke Linux adalah kemampuan multimedia di Linux. Walaupun sebenarnya kemampuan multimedia Linux tidak perlu diragukan lagi, buktinya sudah banyak program open source dengan kemampuan yang dapat diandalkan (bahkan terkadang lebih dapat diandalkan dari program propietary) tersedia di dunia Linux. Bahkan, konon katanya studio-studio di Hollywood lebih banyak menggunakan Linux untuk me-render film-film produksi mereka.

Kalau begitu apa yang salah? Permasalahannya terletak pada masalah lisensi, seperti diketahui kebanyakan codec multimedia yang tersedia untuk format multimedia populer (misal mp3) bersifat propietary atau restricted, dan celakanya beberapa negara menganggap pendistribusian dan pemakaian codec ini tanpa izin pembuatnya sebagai pelanggaran hukum. Hal ini menyebabkan beberapa distro Linux populer (seperti Ubuntu) tidak menyertakan codec tersebut secara default dalam distribusinya. Lebih celakanya lagi format multimedia restricted (misal mp3) sudah menjadi standar dan merajai pasaran, hal inilah yang membuat para Linuxer pemula uring-uringan karena tidak bisa memutar mp3/musik di kotak Linux mereka.

Lalu apa yang bisa kita lakukan? Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah menginstall sendiri codec untuk file multimedia yang kita gunakan (tidak akan dibahas dalam tulisan ini) atau melakukan konversi dari format propietary ke format open source (ini yang akan dibahas). Salah satu (mungkin juga satu-satunya) format multimedia open source yang cukup populer adalah Ogg Vorbis. Format ini dapat digunakan baik untuk file audio maupun video, namun kita hanya akan membahas file audio yaitu mengubah mp3 menjadi ogg.

Program konversi mp3 ke ogg yang tersedia di Linux juga cukup beragam, mulai dari program berbasis teks (dijalankan di terminal / CLI) sampai yang sudah memiliki antar muka grafis (GUI). Dalam kesempatan ini program yang akan digunakan adalah mp32ogg, sebuah program sederhana namun powerful (setidaknya menurut saya) yang dijalankan di terminal (konsole). mp32ogg dapat digunakan untuk mengubah per file atau per direktori. Untuk melakukan instalasi mp32ogg, dari terminal ketikkan

sudo apt-get install mp32ogg

Untuk menjalankan program ini cukup mudah, cukup ketikkan mp32ogg diikuti nama file atau direktori yang akan dikonversi.

mp32ogg We\ Are\ The\ Champions.mp3

Opsi yang biasa digunakan diantaranya –delete untuk menghapus file atau direktori asli, untuk opsi yang lebih lengkap silakan merujuk ke manual page-nya.

man mp32ogg

Nah kalau sudah selesai melakukan konversi, bisa dipastikan para Linuxer ga perlu lagi menginstall codec-codec restricted hanya untuk memutar musik. Selamat bermusik ria!

NB: untuk melakukan instalasi pastikan internet sudah tersambung atau gunakan DVD repo.

Iklan

2 Comments

  1. bagimana kalo tidak terhubung internet?
    download packagenya dimana?

    • @dede
      Bisa pake DVD repo oom, atau download aja manual dari server seperti kambing dkk.


One Trackback/Pingback

  1. […] konsole juga dapat digunakan untuk hal-hal yang menyenangkan di luar pekerjaan konfigurasi sistem, memutar musik […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: