Skip navigation

Ketika selesai melakukan instalasi Fedora 7 Moonshine, ada sedikit masalah yang cukup mengganggu, yaitu ketika hendak menginstall program lain, yang tidak diinstall saat menginstall sistem, dengan bantuan package manager pirut, yang muncul malah sebuah pesan error yang menyatakan bahwa server miror yang dituju tidak dapat di hubungi, setelah itu ketika tombol OK ditekan jendela pirut tidak pernah tebuka sama sekali. Padahal yang ingin saya lakukan adalah menginstall program yang terdapat di DVD instalasinya. Ternyata permasalahannya terletak pada repo yang dituju oleh yum/pirut, jika kita ingin menginstall program yang terdapat di DVD instalasinya maka repo yang dituju juga tentu saja harus mengarah ke DVD yang dimaksud, berikut ini ada sedikit trik untuk mengubah DVD instalasi Fedora 7 menjadi repositori.

Sebelum melakukan aksi yang sebenarnya, sebaiknya disable dulu semua file repo yang ada di /etc/yum.repos.d, caranya dengan mengganti angka 1 menjadi 0 pada bagian enabled=1 di setiap file yang terdapat dalam direktori tersebut, hal ini terutama berlaku jika tidak ada koneksi internet atau hanya ingin menggunakan DVD instalasi saja sebagai repositori.

Setelah itu pastikan bahwa /dev/cdrom dimount di /media/cdrom jika belum buat sebuah direktori bernama cdrom di /media

mkdir /media/cdrom

lalu tambahkan baris berikut ke file /etc/fstab

/dev/cdrom /media/cdrom iso9660 user,exec,ro,noauto 0 0

Berikutnya buka file /etc/yum.conf dengan mengetikkan

sudo nano -w /etc/yum.conf

lalu tambahkan baris berikut di akhir

[dvd-repo]
name=dvd-repo
base-url=file:///media/cdrom
enabled=1

Langkah terakhir jalankan perintah

yum check-update

jika tidak ada kesalahan sekarang DVD instalasi Fedora 7 sudah bisa digunakan untuk melakukan instalasi software yang terdapat di DVD tersebut. Untuk lebih gampangnya gunakan saja program Add/Remove Software yang dapat diakses melalui menu

Applications > Add/Remove Software.

NB: sesuaikan /dev/cdrom dengan nama device cdrom di sistem.

Bravo PENGUIN!

Iklan

4 Comments

  1. mantap, thanks ya mas ini yang saya cari-cari akhirnya nemu di sini.

  2. Samaa2 mas, semoga bermanfaat…..

  3. tulisan lama kok di rssku baru yah..
    kalau ubuntu sama kah ?

    • Kalau di Ubuntu malah lebih gampang Mang, tinggal sudo apt-cdrom add langsung jadi


2 Trackbacks/Pingbacks

  1. By Belajar Linux Itu Mudah « Preman Terminal on 02 Mar 2012 at 7:55 am

    […] Setelah terbiasa dan cukup pede dengan lingkungan desktop dan segala perangkat lunak pendukung di Linux, mulailah untuk belajar sedikit tentang berbagai sisi teknis sistem operasi buatan Linus Torvalds dan komunitasnya ini. Pengetahuan tentang File Hierarchy System (FHS), Basic Command Line (BCL) atau perindah dasar Linux, konsep file permission, instalasi perangkat lunak menggunakan package manager (dpkg/apt-get/aptitude/synaptic di Debian, CS), dan konsep proses dan bagaimana memantau atau menghentikannya, akan membuat kita tambah percaya diri menggunakan Linux. Cobalah menggunakan distro lain dengan lingkungan desktop yang berbeda. Jika sebelumnya menggunakan Debian atau turunannya yang menggunakan Gnome, cobalah distro lain yang menggunakan KDE seperti OpenSUSE. Jika sebelumnya menggunakan distro dengan package manager dpkg/apt-get/aptitude/synaptic, cobalah distro yang menggunakan RPM/Yum (RedHat dan turunannya). […]

  2. By Belajar Linux Itu Mudah | belajar website on 13 Jan 2013 at 6:07 am

    […] Setelah terbiasa dan cukup pede dengan lingkungan desktop dan segala perangkat lunak pendukung di Linux, mulailah untuk belajar sedikit tentang berbagai sisi teknis sistem operasi buatan Linus Torvalds dan komunitasnya ini. Pengetahuan tentang File Hierarchy System (FHS), Basic Command Line (BCL) atau perindah dasar Linux, konsep file permission, instalasi perangkat lunak menggunakan package manager (dpkg/apt-get/aptitude/synaptic di Debian, CS), dan konsep proses dan bagaimana memantau atau menghentikannya, akan membuat kita tambah percaya diri menggunakan Linux. Cobalah menggunakan distro lain dengan lingkungan desktop yang berbeda. Jika sebelumnya menggunakan Debian atau turunannya yang menggunakan Gnome, cobalah distro lain yang menggunakan KDE seperti OpenSUSE. Jika sebelumnya menggunakan distro dengan package manager dpkg/apt-get/aptitude/synaptic, cobalah distro yang menggunakan RPM/Yum (RedHat dan turunannya). […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: