Lewati navigasi

Arsip Tag: Linux

Hari Minggu bagi kebanyakan orang mungkin menjadi hari libur dan istirahat dari berbagai kegiatan rutin sehari-hari. Hari Minggu memang harus diakui merupakan hari yang dimanfaatkan sebagian besar masyarakat untuk bersantai, berkumpul bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Namun tidak demikian bagi serombongan mahasiswa dari kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Mereka yang tergabung dalam organisasi UKMF ITC (Information Technology Center) sudah bersiap di Minggu (12/06/2011) pagi yang cerah di SMA Assa’adah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Bertempat di Lab. Komputer sekolah yang aktif di hari Minggu, mereka hendak bertukar pengalaman dan memperkenalkan sistem operasi bebas BlankOn GNU+Linux dan FOSS (Free Software and Open Source Sotfware).

Baca Lebih Lanjut »

LinuxSetelah sempat ramai menjadi pergunjingan tentang kemungkinan Linux akan naik kelas tahun ini, akhirnya Linus Torvalds secara resmi mengumumkan kehadiran Linux 3.0 yang akan menggantikan Linux 2.x.y. Linus mengumumkan kehadiran Linux versi 3.0 melalui sebuah email yang ia kirimkan ke milis kernel Linux aka Linux Kernel Mailing List. Menurut Linus, seperti ia terangkan dalam email tersebut, tidak ada sesuatu yang istimewa dalam kehadiran Linux 3.0. Tidak ada juga perubahan besar-besaran seperti yang terjadi pada KDE 4.0 ataupun Gnome 3.0. Juga tidak ada fitur baru, tidak ada perubahan ABI dan API. Kenaikan versi ini hanyalah masalah penomoran saja, namun demikian Linus juga berharap Linux akan semakin matang setelah dirilis selama 20 tahun. Yup, kita semua para pengguna sistem operasi GNU+Linux juga mempunyai harapan yang sama. Selamat tinggal Linux 2.0, selamat datang Linux 3.0. Bagi yang penasaran dan ingin mencicipi Linux 3.0, Linus juga sudah merilis release candidate 1 di sini. Silakan diunduh dan dikompilasi, jangan lupa melaporkan bug kalau menemukannya :)

Cerita berikut ini adalah nyata adanya, tidak ada tokoh rekaan maupun fiksi di sini. Cerita dimulai ketika Bapak Ketua Umum UKMF ITC (Information Technology Center) Didin menghubungi saya lewat ponsel. Beliau menawarkan satu perjalanan menarik ke Mojokerto, perjalanan penuh perjuangan untuk mensosialisasikan sistem operasi GNU+Linux dan Perangkat Lunak Bebas dan Sumber Terbuka. Saya juga mendapat tugas dari beliau untuk menjadi pembicara menggantikan salah seorang pembicara yang tidak bisa ikut serta karena suatu alasan. Setelah memastikan tidak ada kegiatan di hari Sabtu, 21 Mei 2011, saya dengan senang hati menyanggupi untuk ikut dalam kegiatan ini.

Baca Lebih Lanjut »

Tulisan super singkat, mohon maaf kalau dianggap nyampah. Hanya sebagai pengingat tatkala lupa.

scp send_tls.pl fax-user@10.15.23.209:~

Keterangan:

  • scp: command line untuk menyalin berkas lewat ssh
  • send_tls.pl: nama berkas lokal yang hendak disalin
  • fax-user: nama pengguna di sisi server
  • 10.15.23.209: alamat ip server
  • ~: lokasi berkas akan di salin di sisi server

Gnome 3.0 Release Party

Cerita lain yang hampir bikin putus asa. Bagaimana tidak, hari Sabtu (22/01/2011) berangkat dari Gresik ke Makassar dengan misi memasang server fax di kantor pusat Semen Tonasa di Pangkep, hingga hari Selasa (25/01/2011) belum ada hasil juga. Awalnya saya memperkirakan ini tidak akan butuh waktu lama, cukup sehari-dua hari. Masalahnya klasik, perangkat keras yang tidak mendukung GNU+Linux. Kali ini biang keladinya adalah seperangkat data/fax modem (dial up) USB eksternal berlabel D-Link DU-562M dengan koneksi USB.

Baca Lebih Lanjut »

Mikrotik Router (6 November 2010):

  • Pengantar Mikrotik
  • Command Line
  • DHCP
  • Router
  • Firewall
  • Bandwidth Manager
  • Traffic Monitoring
  • Backup & Restore

Baca Lebih Lanjut »

segmentation faultAda sedikit cerita lagi dari pengalaman saya ketika berhadapan dengan galat atau error pemrograman bernama “segmentation fault“. Galat ini menurut pendapat saya pribadi adalah galat paling angker dalam pengalaman saya belajar pemrograman, khususnya bahasa C. Galat ini jadi angker karena ada beberapa penyebab yang memungkinkan ia timbul dan cukup sulit untuk dideteksi karena secara sintaks dan grammar program yang kita tulis sudah benar. Kompilasi dan linking sudah lewat dan berjalan tanpa error tapi ketika program dijalankan ia akan berhenti dan menampilkan pesan angker “segmentation fault”. Jika menggunakan cara biasa dengan memandangi kode program baris demi baris, dapat dipastikan penyelesaian galat ini akan butuh waktu yang cukup lama apalagi jika program yang sedang kita kembangkan cukup besar dan terdiri dari puluhan berkas.

Baca Lebih Lanjut »

Jika membutuhkan berbagai font Microsoft Windows, seperti Times New Roman atau Courier New, ketika bekerja dengan OpenOffice.org di Ubuntu atau distribusi GNU+Linux lainnya, install saja dengan menjalankan perintah

sudo apt-get install msttcorefonts

Pastikan kompie/lapie tersambung ke Internet walaupun menggunakan repo lokal karena installer yang ada di repo akan mengunduh berkas-berkas font dari Internet. Selamat bekerja.

Di GNU+Linux, salah satu metode untuk mengamankan sistem operasi adalah menggunakan packet filter dengan sebuah framework bernama Netfilter yang disuntikkan ke kernel Linux. Konfigurasi Netfilter ini dilakukan menggunakan sebuah perangkat low level bernama iptables, memanfaatkan kolaborasi berbagai filter dengan iptables, seorang sys admin GNU+Linux dapat membuat sistem firewall yang sederhana hingga yang sangat rumit. Shorewall sendiri dikembangkan untuk mempermudah konfigurasi Netfilter karena penggunaan iptables untuk membangun firewall bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah (terutama bagi pemula). Bisa dikatakan shorewall merupakan perangkat high level untuk menggantikan iptables. Di Shorewall, kita cukup mendefinisikan aturan-aturan di beberapa berkas konfigurasi Shorewall di /etc/shorewall.

Baca Lebih Lanjut »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 700 pengikut lainnya.