Walaupun judulnya berbahasa Inggris, artikel ini disajikan dalam bahasa Indonesia
. Ceritanya bermula ketika beberapa hari yang lalu ada beberapa proses di server SAP kloning (bukan production) menghabisi CPU. Proses tersebut mengakibatkan server SAP menjadi tidaa berdaya karena penggunaan CPU selalu di atas 90%. User masih bisa login ke sistem tapi ketika menjalankan suatu tcode (transaction code), prosesnya terasa sangat lambat sekali. Bahkan rekan-rekan progammer ABAP yang melakukan debugging tidak pernah benar-benar masuk ke debugger sama sekali. Setelah melakukan sedikit investigasi, saya memutuskan untuk membunuh semua proses milik user sepadm (adm) di sistem operasi AIX tempat SAP bercokol. Hasilnya maknyus, penggunaan CPU langsung turun ke angka di bawah 10%.
Ngobrol Yuuk
Arsip
Kategori
- Ada aja (121)
- Asal British (5)
- Batak (8)
- Berita (106)
- BlankOn (69)
- Dasar Linux (26)
- Debian (55)
- Distro (24)
- Hacking (6)
- IPCop (7)
- Jalan-jalan (26)
- Kampanye (21)
- Kampus (24)
- Linux (175)
- Log Book (69)
- Madura (12)
- Nasional (15)
- Ngoding (6)
- SAP (2)
- Server (32)
- Terminal (17)
- Tip & Trik (20)
- Ubuntu (149)
- Virtualisasi (4)
- Workshop (13)
Berita duka itu datangnya tak terduga, ia bisa datang kapan saja, di mana saja, dan menimpa siapa saja. Seperti pencuri di malam hari. Demikian juga kematian, siapa yang bisa menolaknya, siapa yang bisa menghindarinya, semua yang hidup pasti akan mati, semua yang berasal dari debu tanah akan kembali menjadi debu tanah. Itu semua hanya masalah waktu saja. Seperti juga saudaraku yang satu ini, abangku, Agustinus Martua Damanik. Usianya masih terbilang sangat muda, tidak jauh beda denganku, bisa dibilang sebayalah. Dia juga baru saja pulang dari Bona Pasogit, Tano Batak nun jauh di sana, di kampung halaman yang memang jarang ia kunjungi. Siapa sangka kalau aku harus menerima kabar bahwa dia telah dipanggil oleh Tuhannya, di pagi hari Minggu (15/01/2011). Dia telah meninggalkan dunia yang fana ini di usia yang masih sangat muda. Ini kali kedua keluarga besar kami harus kehilangan seorang anak muda di usia yang terlalu muda. Anak muda yang begitu baik, yang tidak saja dicintai oleh keluarga tapi juga oleh rekan kerja, teman sesama pemuda, tetangga di lingkungan rumah tinggalnya, dan semua orang yang pernah mengenalnya. Selamat jalan saudaraku, beristirahatlah yang tenang di alam sana.
