Skip navigation

Category Archives: Linux

Cloud Computing atau Komputasi Awan mungkin memang bukan barang baru, namun belakangan ini benar-benar sedang meledak. Hampir semua orang IT membicarakan cloud computing. Tidak terkecuali Kelompok Linux Arek Suroboyo, Sabtu (16/06/2012) lalu secara khusus membahas topik ini dalam sebuah acara rutin bernama Cangkru’an. Masih bertempat di Wisma Darmala atau Intiland Tower, namun kini ruangannya dipindah ke lantai tiga tidak lagi di lantai dasar. Salah seorang rekan KOELIT yang tiba lebih dulu sempat kebingungan karena di lantai dasar masih sepi padahal seharusnya acara sudah dimulai. Bicara mengenai ruangan, secara pribadi saya lebih suka yang di lantai dasar. Selain lebih besar, pencahayaannya juga bagus untuk diabadikan lewat jepretan kamera :-)

Read More »

Baru saja selesai melakukan kompilasi PHP 5.4.x di atas sistem operasi CentOS 5.x, kemudaian menjalankan atau menjalankan ulang server httpd malah dapat galat berikut:

Starting httpd: httpd: Syntax error on line 206 of /etc/httpd/conf/httpd.conf: Cannot load /usr/lib/httpd/modules/libphp5.so into server: /usr/lib/httpd/modules/libphp5.so: cannot restore segment prot after reloc: Permission denied

Ternyata itu gara-gara SE Linux aktif, untuk mengatasinya tentu saja kita tinggal mematikan SE Linux.

setenforce 0

Walaupun kita sudah menambah ukuran partisi untuk SWAP dan bahkan sampai reboot komputer segala, ukuran yang dibaca oleh Linux tetap saja seperti sebelumnya. Ternyata kita harus unmount dulu si SWAP ini:

swapoff -a

Lalu membuat ulang SWAP supaya semua kapasitas di partisinya digunakan:

mkswap /dev/mapper/vg_db-lv_swap

Dan terakhir, mengaktifkannya kembali:

swapon /dev/mapper/vg_db-lv_swap

Bisa cek kebenarannya menggunakan perintah free -m.

Ketika menemukan error seperti berikut ini di server database Oracle:

ORA-01034: ORACLE not available
ORA-27101: shared memory realm does not exist
Linux Error: 2: No such file or directory

kemungkinan besar instance dari Oracle mati. Penyebabnya bisa apa saja, tentu harus diselidiki lebih lanjut. Tapi untuk mengatasinya, insntance dari Oracle harus dihidupkan kembali. Login ke Oracle dengan user / atau system sebagai sysdba.

Read More »

Kenapa ya terkadang waktu atau jam di sistem operasi Linux bisa tidak cocok dengan jam di BIOS atau hardware? Ada kalanya saya perhatikan jam di BIOS cocok dengan waktu sebenarnya tapi di Linux tidak. Kadang juga sebaliknya, jam di Linux cocok tapi tidak demikian dengan waktu di BIOS? Apa mungkin ada hubungannya dengan pemilihan setting waktu ketika instalasi sistem operasi Linux?

Read More »

Setelah selesai memasang server email kadang kita butuh cara yang cepat untuk menguji apakah server tersebut sudah bekerja dengan benar. Caranya tentu saja dengan mencoba mengirimkan email dari server tersebut, tujuannya bisa ke luar bisa juga ke domain internal. Kalau mau yang agak ribet, pasang saja web mail client atau setting desktop mail client macam Thunderbird. Kalau ga mau ribet, gunakan saja telnet. Gampang dan cepat. Buka terminal favorit masing-masing, lalu:

Read More »

Kemarin pas nyobain MySQL Cluster dapat error seperti di bawah ini di log.

2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] INFO     — Got initial configuration from ‘../mysql_cluster/conf/config.ini’, will try to set it when all ndb_mgmd(s) started
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] INFO     — Id: 1, Command port: *:1186
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] INFO     — Node 1: Node 1 Connected
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] INFO     — MySQL Cluster Management Server mysql-5.5.19 ndb-7.2.4 started
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] INFO     — Node 1 connected
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] INFO     — Starting initial configuration change
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] ERROR    — Failed to open file ‘../mysql_cluster/conf//ndb_1_config.bin.1.tmp’ while preparing, errno: 2
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] WARNING  — Node 1 refused configuration change, error: 6
2012-03-07 21:42:41 [MgmtSrvr] ERROR    — Configuration change failed! error: 6 ‘Prepare of config change failed’

Read More »

Ternyata Indonesia juga punya proyek yang serupa dengan OpenDNS, namanya Nawala. Menurut situs resminya:

Nawala Nusantara adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan situs negatif. Nawala Nusantara akan membantu menapis jenis situs-situs negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Nusantara juga akan menapis situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Read More »

Banyak yang bilang belajar GNU/Linux itu sulit. Banyak yang bilang Linux itu hanya untuk ahli komputer atau orang IT saja. Bahkan banyak juga yang bilang kalau Linux itu hanya untuk hacker, geek, sysadmin, netadmin, security expert, digital forensics, programmer, dan sebangsanya. Entah mengapa demikian. Mitos-mitos tersebut demikian melekatnya di masyarakat, sehingga orang-orang awam semakin enggan mencoba sistem operasi bebas berkualitas seperti Linux. Padahal belajar Linux itu mudah. Mungkin dulu Linux memang tidak terlalu ramah terhadap pengguna pemula, apalagi yang sudah lama terjebak di zona nyaman sistem operasi Windows. Namun itu dulu, keadaan sekarang sudah jauh sangat berbeda. Belakangan banyak bermunculan distro baru yang mendepankan kemudahan penggunaan (ease of use), sebut saja Ubuntu, Linux Mint, BlankOn, OpenSUSE, Mandriva, Fedora, dkk. Kita hanya perlu sedikit keberanian untuk mencoba keluar dari zona nyaman.

Read More »

Kebetulan dapat tugas untuk mendampingi seorang rekan di kantor yang sedang mengurusi aplikasi pembayaran daring dengan salah satu bank terbesar di dunia. Setelah minggu sebelumnya harus ke Jakarta untuk membereskan masalah SMimeTool yang digunakan untuk enkripsi di aplikasi ini, yang ternyata masalahnya sepele: SMimeTool tidak dapat berjalan baik pada Java Runtime Environment bawaan CentOS yang menggunakan gcj. Nah cerita berlanjut, demi mempermudah proses enkripsi berkas yang akan dipertukarkan maka saya buatkan shell script kecil yang nantinya akan dipanggil dari PHP menggunakan fungsi shell_exec(). Isi skrip ini sangat sederhana, ia akan memanggil program berbasis Java untuk mengenkripsi berkas teks yang dikirim oleh SAP, lalu menghapusnya setelah enkripsi berhasil dijalankan.

Read More »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 750 pengikut lainnya.