Kasih Ibu
Kasih Ibu
kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi
tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia
Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah Kita menyakitinya? Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya? Mencaki makinya? Melawannya? Memukulnya? Mengacuhkannya? Meninggalkannya? Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil, Memberikan ASI waktu kita bayi, Mencuci celana kotor kita, Menahan derita, Menggendong kita sendirian. SADARILAH bahwa di dunia ini nggak ada 1 orangpun yang mau mati demi IBU, tetapi Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita
Selamat Hari Ibu














Desember 23, 2008 pukul 4:11 pm
[...] Ibu… walau daku telat mengucapkanya aku ucapkan “selamat hari ibu” [...]
Desember 24, 2008 pukul 5:27 am
bang jgn lupa zow . . . . . . .
Cheking
Desember 24, 2008 pukul 6:47 am
selamat hari ibu..
buat wanita-wanita perkasa yang sudah melahirkan dan membesarkan kita..
selamat natal dan menjelang tahun baru..
Tuhan memberkati kita semua…
horas,
bonar dan kel.
http://sihotang407.wordpress.com
Desember 24, 2008 pukul 6:55 am
Wah… Kangen Ma Ibu ,,,,,,,,,,,,,,,,, ya……………….
Desember 29, 2008 pukul 3:12 am
@nikecharisma
Sorry Nik, internet di kampus matek…….
@bonar
Selamat Natal dan Tahun Baru juga lae..
@unies
kalau kangen sama Ibu, itu pasti bro
tapi ga boleh cengen, selesai kuliah dulu baru pulang..